9 Objek Wisata Bali Utara Terkenal & Populer

9 Objek Wisata Bali Utara Terkenal & Populer

Objek wisata Bali Utara yang terkenal wajib masuk dalam daftar kunjunganmu selanjutnya. Kawasan Bali Utara terkenal masih sangat asri dan suasananya masih khas pedesaan dataran tinggi.

Pulau bali sampai saat ini masih menjadi tujuan wisata favorite bagi wisatawan domestik maupun mancanegara dari berbagai belahan dunia

Sejumlah Tempat Wisata Di Bali memiliki banyak tempat indah untuk dikembangkan dan dijadikan sebagai tujuan wisata dan rekreasi populer salah satunya adalah bali utara

Destinasi hits dan populer di Bali Utara selain tempat rekreasi alam pantai Lovina yang menawarkan atraksi lumba-lumba di laut lepas, wilayah pariwisata bagian Utara ini banyak menawarkan keindahan alam air

jika anda suka rekreasi alam petualangan, maka pesona air terjun yang yang ditawarkan di kabupaten Buleleng ini bisa melengkapi aktivitas liburan anda.

Berikut dibawah ini kami rangkum Tempat Wisata Di Bali Terkenal dan menarik di kunjung bagi wisatawan yang ingin mengeksplor kawasan bali utara

Objek Wisata Bali Utara Populer & Menarik

Objek Wisata Bali Utara Populer & Menarik

1. Pantai Lovina

Lokasi Pantai Lovina berada di kawasan Kalibukbuk dan meliputi beberapa desa seperti desa Pemaron, Tukad Mungga, Anturan dan Kalibukbuk.

Namun desa Kaliasem dan Temukus berada di Kecamatan Banjar dimana keduanya termasuk dalam Kabupaten Buleleng.

Pedesaan timur disebut Pemaron sekitar 5 Km barat Singaraja. Sedangkan pedesaan sebelah barat adalah Temukus sekitar 12 Km sebelah barat Singaraja.

Salah satu objek wisata Bali utara terkenal yang memiliki keindahan air laut yang tenang, pasir berwarna kehitaman serta laut dengan lumba-lumbanya.

Para wisatawan dapat melihat ratusan lumba-lumba di pagi hari sekitar 1 km lepas pantai. Kita bisa melihat atraksi lumba-lumba di laut dengan gerakan yang indah serta melompat.

Apalagi ada beberapa destinasi wisata bali utara yang lain di sekitarnya yang menjadikan kawasan ini cocok untuk tempat wisata.

Pemandangan pantai yang menakjubkan telah memberkati Pantai Lovina dengan suasana damai yang mengelilinginya.

Selain sebagai tempat wisata, pemerintah juga telah menetapkan Pantai Lovina sebagai salah satu destinasi wisata Bali utara

2. Air Panas Banjar

Sumber Air Panas Banjar ini diperkirakan dibangun sejak ratusan tahun yang lalu dan sejak Jepang menjajah Indonesia.

Selanjutnya, tempat ini telah berkembang menjadi tiga kolam untuk merelokasi air untuk mandi. Selain itu, Jepang juga telah mengembangkan resor perwira militernya di dekat daerah ini.

Air Panas Banjar ini dipercaya oleh masyarakat setempat yang dapat menghilangkan penyakit kulit mati yang mengandung belerang, dapat menyembuhkan penyakit kulit.

Pemandian umum ini dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Apalagi air panas Banjar ini telah ditetapkan sebagai tempat wisata Bali utara yang menarik dan terbuka untuk wisatawan.

Menikmati air panasnya rasanya seperti diremas-remas, apalagi di kolam yang dilengkapi dengan douche dengan ketinggian sekitar 3,5 meter, sehingga bisa membuat tubuh segar dan rileks.

Pemandian Air Panas Banjar terletak di Desa Banjar, Kecamatan Banjar dan Kabupaten Singaraja. Jaraknya sekitar 1,5 Km dari Banjar atau 24 Km dari Kota Singaraja.

Untuk mencapai lokasi Air Panas di Banjar, kita dapat menggunakan kendaraan bermotor melalui jalan utama dengan kondisi yang baik dan melewati Desa Bali dengan kehidupan budaya yang unik.

Akomodasi terdekat seperti hotel atau penginapan termasuk restoran juga tersedia khususnya di kawasan pantai lovina. Ada banyak transportasi umum juga tersedia untuk menghubungkan perjalanan ke kota Singaraja.

Pemandian Air Panas Banjar semakin dikenal sebagai objek wisata Bali utara atau tempat wisata di Singaraja Bali. Sekarang tempat ini banyak dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Untuk menuju air panas banjar ini kalau dari Kota Singaraja, ambil jalan ke Gilimanuk atau ke arah barat Singaraja dan kita akan bertemu dengan Desa Banjar yang menunjukkan arah tempat air panas ini

3. Brahma Vihara Arama

Brahma Vihara Arama merupakan biara tempat beribaha umat Buddha terbesar di Bali dengan banyak ruang meditasi, perpustakaan, taman yang indah, dan replika mini yang mengesankan dari situs arkeologi Buddha terbesar di dunia, Borobudur di tempat tertingginya.

Tempat ini lebih dikenal dengan nama Vihara Buddha Banjar karena letaknya di Desa Banjar, Buleleng. Vihara ini terletak di kawasan perbukitan Tegeha, Kecamatan Banjar, 22 kilometer sebelah barat Singaraja dan 11 kilometer dari Lovina.

Sedangkan dari Denpasar, vihara ini berjarak sekitar 100 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 2,5 – 3 jam melalui jalur Denpasar-Bedugul-Singaraja.

Selain tempat peribadatan umat Buddha, pura ini juga menjadi tempat bersemedi. Saat menghadap ke utara, maka Anda akan terhipnotis dengan pemandangan indah Laut Bali Utara, areal perkebunan, dan persawahan dari ketinggian.

Vihara ini hanya memiliki sedikit penampakan Buddhis dengan dekorasi warna-warni. Ini memiliki ukiran dekoratif yang sangat Bali dan penjaga pintu dengan atap oranye terang dan patung Buddha.

Bangunan indah ini terletak di lokasi dengan pemandangan lembah dan melintasi persawahan hingga ke laut. Pohon pinus yang tinggi, rerumputan yang dipangkas, taman bunga yang terawat baik dan dataran tinggi semuanya menambah rasa damai yang bisa Anda nikmati di sini.

Suasana yang tenang dan tenang serta pemandangan langsung ke laut membuat candi Budha ini menjadi tempat meditasi yang sempurna dan pasti patut dikunjungi.

Brahma Vihara Arama didirikan pada tahun 1969 di atas lahan seluas kurang lebih 4 hektar dan selesai satu tahun kemudian.

Pada tahun 1973 gedung baru ini diresmikan sebagai candi utama Buddha. Sebelumnya sudah berdiri vihara yang terletak di Pemandian Air Panas Banjar, namun pada saat itu pengikutnya (upcaka) masih sangat terbatas sehingga Brahma Vihara Arama dipandang sebagai tempat yang lebih layak.

Brahma Vihara Arama terdiri dari tiga kata: Brahma, Vihara, dan Arama. Brahma artinya pujian/kemuliaan. Vihara berarti jalan hidup, dan Arama berarti tempat.

Dari gabungan kata tersebut dapat disimpulkan bahwa makna Brahmavihara-Arama adalah tempat melatih diri, menempa perilaku mulia/terpuji yang dalam agama Buddha meliputi Metta, Karuna, Mudita, dan Upekkha.

4. Air Terjun Git-Git

Air terjun Gitgit adalah salah satu objek  Wisata Bali utara yang paling terkenal dari sekian banyak air terjun di Bali Utara. Terletak di daerah dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 35 meter

Air Terjun Gitgit adalah air terjun yang menakjubkan dari ketinggian bukit yang dikelilingi oleh hutan hujan tanaman yang subur dan dikelilingi oleh pohon tropis dan memancarkan debit air alami terus-menerus sepanjang tahun.

Air terjun ini terletak di hutan rimba, suasana segar dengan pemandangan sawah terasering yang indah tersaji dalam perjalanan menuju air terjun ini. Air terjun ini menghasilkan air yang jernih dengan beberapa waktu anak-anak setempat bermain-main dan mandi.

Terletak di desa Gitgit, Kecamatan Sukasada dan Kabupaten Singaraja, sekitar 10 km dari Singaraja atau 70 km dari Denpasar.

Ini berarti ini adalah tempat yang lebih populer untuk dikunjungi dan kadang-kadang bisa sangat sibuk – meskipun jika Anda datang lebih awal, Anda masih bisa menikmati air terjunnya sendiri.

5. Wanagiri Hidden Hills

Wanagiri Hidden Hills Bali terletak di dataran tinggi Wanagiri dan Desa Munduk, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia.

Sudut pandang awalnya digunakan juga beberapa warung pinggir jalan kecil, didirikan sebagai perhentian bagi penduduk setempat untuk makan dan minum kopi dengan pemandangan.

Sekarang menjadi tempat ‘selfie’ yang populer yang menarik wisatawan dan penduduk lokal dari seluruh pulau.

Wanagiri Hidden Hills Bali memiliki pesona keindahan yang mampu membuat siapapun yang melihatnya merasa terhipnotis dan jatuh cinta.

Yang diselingi oleh serangkaian titik pandang yang aneh di atas Danau Tambingan dan Danau Buyan.

Danau Tamblingan adalah sebuah danau yang terletak di daerah dataran tinggi dengan dikelilingi perbukitan hijau terletak di dekat Danau Buyan dengan cuaca yang sejuk di sekitarnya.

Danau Buyan dan Danau Tamblingan, dipisahkan oleh bukit yang diselimuti hutan hujan, kurang lebih satu kilometer, terdapat kolam yang terhubung langsung dengan danau Buyan melalui kanal yang sempit.

Kedua danau tersebut dikenal sebagai Danau Kembar. Pemandangan ini adalah gambaran yang bagus dari jantung vulkanik Bali.

Gunung berapi telah menciptakan dan membentuk pulau ini, menciptakan kerucut gunung berapi dan danau, dan menghasilkan tanah yang subur yang memungkinkan tumbuhnya hutan yang rimbun.

Danau ini merupakan salah satu dari tiga danau kembar yang terbentuk dalam kaldera besar. Itu diapit oleh dua danau lainnya, yaitu Danau Tamblingan di barat dan Danau Bratan di timur.

Danau Buyan (di sebelah kiri di sini) adalah danau terbesar kedua di Bali, setelah Danau Batur dan danau Tamblingan adalah danau terkecil di pulau itu.

Wanagiri Hidden Hill adalah salah satu tempat terbaik untuk berfoto selfie di Bali. Lukisan alam yang indah menggambarkan pegunungan yang indah, pepohonan hijau yang indah, dan hamparan danau dapat terlihat dengan jelas dari tempat ini.

Selain panoramanya, udara yang sejuk dan segar juga menjadi nilai tambah yang membuat kawasan wisata bali utara ini layak untuk dikunjungi. Apalagi buat kamu pecinta fotografi, dengan banyaknya spot unik yang bisa kamu manfaatkan untuk mencari konten seru.

Setiap lokasi memiliki atraksi yang berbeda-beda, mulai dari keindahan sarang burung walet ukuran manusia, ayunan, cangkir teh kayu, haluan perahu, bintang kayu, rumah pohon, menara Eiffel interpretasi Indonesia dan masih banyak lagi.

Semua anjungan ini menghadap langsung ke Danau Buyan dan Danau Tamblingan yang dikelilingi hutan rindang.

6. Air Terjun Sekumpul

Objek Wisata Bali Utara Air Terjun Sekumpul juga dikenal secara lokal sebagai Air Terjun Sekumpul, bisa dibilang air terjun paling spektakuler di Bali dengan koleksi 7 air terjun yang tinggi dan berkabut di satu area.

Ketujuh air terjun tersebut masing-masing memiliki keindahan, bentuk, dan ketinggiannya masing-masing yang terlihat luar biasa dan menjadikan air terjun ini sebagai air terjun terindah di pulau Bali.

Sekali melihat Air Terjun Sekumpul dan Anda akan berpikir Anda telah tiba di Dunia yang Hilang. Seluruh tempat itu subur dan hijau dan air terjunnya sangat besar, memberikan nuansa pra-sejarah ke daerah tersebut.

Ketinggian Air Terjun Sekumpul sekitar 100 meter, dan air terjun ini juga dikenal dengan nama Air Terjun Gerombong.

Ini bukan satu-satunya air terjun yang mengalirkan air. Namun, dua air terjun mengalir deras. Kita bisa menikmati air terjun dari kejauhan sebelum kita memasuki area air terjun karena ketinggiannya.

7. Danau Buyan

Objek Wisata Bali Utara selanjutnya adalah Danau Buyan yang merupakan danau terkecil di Bali yang terletak persis di sebelah Danau Tamblingan . Oleh karena itu, danau ini juga disebut dengan Bali Twin Lake.

Danau ini terletak di daerah dataran tinggi dengan cuaca yang sejuk menutupinya. Selain itu, Danau Buyan terletak di dataran tinggi dengan perbukitan dan hutan hujan yang mengelilinginya.

Karena lokasinya di daerah dataran tinggi, kabut biasanya menyelimuti daerah tersebut. Danau ini dapat dilihat dari atas bukit yang disebut Asah Gobleg.

Asah Gobleg sendiri merupakan nama desa yang terletak di atas bukit dimana penduduk desa dengan kehidupan pertanian di atasnya.

Danau Buyan memiliki luas sekitar 3,9 Km, dengan kedalaman maksimum danau Buyan adalah 87 meter dan volume air 0,116 km3.

Sebagai tujuan wisata , Danau Buyan dapat dilihat dari Desa Asah Gobleg dan telah tersedia titik pemberhentian dengan kursi tradisional di sepanjang jalan.

Sedangkan suhu udara relatif sejuk terutama pada malam hari. Saat ini, ini adalah tempat favorit untuk berfoto dan tempat bersantai bagi wisatawan khususnya dari lokal.

8. Danau Tamblingan

Danau Tamblingan terletak di daerah dataran tinggi yang dikelilingi perbukitan hijau. Lokasinya persis di sebelah Danau Buyan.

Danau Tamblingan juga dikenal sebagai danau kembar oleh masyarakat setempat. Sebab, jika dilihat dari tempat yang tinggi, danau ini terlihat seperti satu genangan air yang terbelah menjadi dua.

Danau ini dipisahkan oleh hutan yang juga bisa Anda jelajahi. Jika mau, Anda juga bisa bermalam dan mendirikan tenda di hutan ini.

Namun, pastikan untuk membawa peralatan Anda sendiri. Tidak ada jasa sewa tenda di sekitar karena tempat ini masih jarang dikunjungi wisatawan.

Untuk dapat menikmati Danau Tamblingan, Anda harus berjalan kaki ke arah utara Bali. Letaknya agak jauh dari pusat kota, sehingga hanya beberapa turis yang terlihat.

Namun meski begitu, tempat ini sudah terkenal. Jadi Anda tidak perlu khawatir untuk mencari tempat makan, karena di sekitar sini banyak terdapat restoran lokal.

Jadi, sambil menikmati keindahan danau, kamu juga bisa makan jajanan yang kamu beli di pinggir jalan. Jika Anda suka memancing, cobalah peruntungan Anda di Danau Tamblingan.

Mungkin, Anda bisa mendapatkan ikan besar. Banyak warga sekitar yang memancing di sana. Bahkan, beberapa warga sengaja memasang petak ikan di tengah danau. Atau Anda juga bisa mencoba berkeliling danau menggunakan perahu tradisional bernama jukung yang disewa oleh warga.

Berkat produksi oksigen yang melimpah dan suhu dingin, tubuh Anda akan selalu terasa segar. Tapi jangan lupa pakai baju hangat.

Karena berada di dataran tinggi, sering terjadi hujan lokal di daerah ini. Jadi ketika Anda berkeliling danau dalam cuaca cerah, langit mungkin tiba-tiba berubah mendung dan hujan. Lebih aman membawa jas hujan dan payung.

Danau Tamblingan terletak di atas bukit sekitar 1.000 mdpl. Danau ini memiliki luas 1,9 km dengan lebar sekitar 1,1 km. Sedangkan kedalaman maksimum adalah 90 m dengan volume air 0,027 km3.

Bisa dibayangkan, seberapa besar Danau Tamblingan. Jika Anda tertarik untuk datang ke sini, lokasinya berada di Kecamatan Sukasada, 21 Km arah selatan kota Singaraja.

Sebaiknya Anda memesan akomodasi di sekitar danau, agar Anda bisa merasakan sejuknya udara Bali. Selain itu, Anda dapat menyewa kendaraan untuk mempermudah liburan Anda, karena tidak ada transportasi umum di sekitar sini.

Atau jika Anda pergi bersama teman atau keluarga, Anda juga bisa menyewa tour travel yang ditawarkan oleh masyarakat sekitar. Jadi bersiaplah untuk mengalami liburan yang tenang di Danau Tamblingan!.

9. Air Terjun Banyumala

Air Terjun Banyumala disebut oleh penduduk setempat sebagai Air Terjun Tirta Kuning atau ‘Air Terjun Kuning’, Banyumala membutuhkan perjalanan yang cukup untuk sampai ke, terletak di lembah hijau desa Wanagiri di Buleleng,

Jalur turun ke air terjun telah dibangun selama bertahun-tahun untuk memudahkan pengunjung, dengan tangga diukir dari tanah keras dan dengan pagar bambu dan tangga di beberapa area di sepanjang rute.

Banyumala adalah air terjun yang lembut dengan aliran air yang stabil mengalir di permukaan batunya, dan dua air terjun kecil lainnya mengalir ke sisinya. Di dasarnya adalah kolam yang sangat jernih dan dangkal, yang bagus untuk berendam, tetapi tidak untuk berenang.

Air Terjun Banyumala bukanlah air terjun paling populer di Bali. Tapi disinilah letak pesonanya. Karena tidak banyak turis yang tahu tentang tempat ini, tempat ini menjadi sangat sepi dan tenang.

Alhasil, air terjun ini menjadi tempat populer untuk melakukan yoga karena suasananya yang cocok untuk menambah konsentrasi.

Sekilas Tentang Bali Utara

Bali Utara sebagian besar terdiri dari Kabupaten Buleleng. Di bagian Bali ini Anda akan menemukan beberapa tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi. Singaraja adalah kota utama kabupaten Buleleng.

Dulunya adalah bekas ibu kota kolonial Bali. Dekat dengan Singaraja, Anda dapat menemukan resor wisata yang terpencil di Pantai Lovina.

Tempat yang paling terkenal di Bali Utara adalah Singaraja, Lovina, Banjar Gitgit, Sembiran, Sangsit, Air Sanih, Sangsit, Pemuteran, Menjangan dan Seririt.

Objek wisata Bali Utara dapat dengan mudah dicapai dari Bali Selatan (Kuta/Sanur) melalui berbagai rute pemandangan, dengan waktu tempuh rata-rata 3 jam dengan mobil tergantung pada jumlah lalu lintas di jalan.